LSM Gerhana Indonesia Laporkan Penyelewengan Bansos PKH ke Kejaksaan Negeri Tigaraksa

0

POTRETTANGERANG.ID, Kabupaten Tangerang – Penyaluran bantuan sosial (bansos) pada Program Keluarga Harapan (PKH) diduga tidak tepat sasaran. Pasalnya, banyak keluhan warga di beberapa wilayah yang ada di Kabupaten Tangerang, yang sudah terdaftar dalam program tersebut, sampai kini tak menerima bansos PKH.

Atas dugaan tersebut dan data yang dimiliki LSM Gerhana Indonesia dan LSM LIP2I, melaporkan kasus penyelewengan bansos PKH tersebut ke Kejaksaan Negeri Tigaraksa.

“Kami, berawal mendapatkan aduan dari warga penerima manfaat yang mempunyai Kartu Keluarga Harapan dan rekening BRI. Tapi tidak pernah mendapatkan bantuan itu,” kata Inuar Gumay, ketua Umum LSM Gerhana Indonesia kepada potrettangerang.id, Rabu (10/6/2020).

Dengan dasar aduan warga tersebut, Inuar Gumay menjelaskan, pihaknya melakukan investigasi dan pencarian data, guna membuktikan dugaan penyimpangan bansos PKH dan bantuan sembako untuk penerima manfaat.

Baca Juga :  Buntut TPA Cipeucang, Banksasuci Laporkan Walikota Tangsel ke KPK

“Kita dapat temuan dugaan, adanya perbuatan melawan hukum yang terlampirkan dalam kajian laporan mengarah ke tindak pidana Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN). Yang diduga kuat dilakukan beberapa pihak oknum pejabat menyalahgunakan wewenang dan jabatan, serta oknum pendamping PKH dan TKSK kecamatan,” bebernya.

Setelah itu, lanjut Gumay, dirinya melalui Aliansi LSM Kabupuaten Tangerang yang melaporkan ke Kejaksaan Negeri Tigaraksa, atas temua-temuan pihaknya, yang menduga adanya penyimpangan bansos PKH.

“Tak hanya itu, seperti yang terlampir pada laporan kita ke Kejaksaan Negeri Tigaraksa, ada beberapa TKSK kecamatan yakni Kecamatan Kosambi, Sukamulya, Balaraja, Jambe, dan Kecamatan Tigaraksa,” ujar Gumay lagi.

Gumay berharap, laporan yang dilakukannya dapat membantu warga yang semestinya menerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH). (Bam/Yip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here