Wabah Covid-19, PLN Perkuat UMKM Dengan Pelatihan

0 0
Read Time:2 Minute, 14 Second

POTRETTANGERANG.ID, DKI Jakarta – PLN terus memaksimalkan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) binaannya dalam menghadapi perlambatan ekonomi, akibat wabah Covid-19. Salah satunya adalah Toko Belawan, merupakan UMKM binaan PLN yang menjual produk oleh-oleh Desa Namang seperti madu manis, madu hitam, jamur Pelawan dan lada. Tanaman pelawan ini merupakan tanaman khas di Bangka Belitung.

Toko Pelawan adalah salah satu UMKM yg telah dibina PLN sejak 2017 silam, dimana masa pandemi Covid-19 ini, PLN terus melakukan pendampingan. Selain itu PLN juga memberikan bantuan pelatihan, sertifikasi dan pemasaran untuk meningkatan kualitas usaha.

Sebelumnya PLN juga telah membantu pemberdayaan masyarakat di kawasan hutan Pelawan, mulai dari konservasi hutan khas, yaitu pohon Pelawan di kawasan hutan Pelawan ini, telah dijadikan kawasan wisata edukasi untuk masyarakat sekitar.

Setelah dibina PLN, omzet pemilik Toko Belawan, Zaiwan meningkat dari Rp 7 juta per bulan menjadi Rp 15 juta per bulan. Dan jumlah karyawan dari tujuh orang menjadi 12 orang. Selama masa pandemi ini, Toko Belawan berhasil mempertahankan omzet tersebut dan membantu masyarakat sekitarnya.

“Alhamdulillah pendampingan PLN dan upaya pemasaran yang dibantu tersebut, membuahkan hasil dengan masih adanya pesanan secara online kepada Toko Belawan, dari masyarakat maupun pegawai PLN di luar Babel yang sudah menjadi langganan tetap,” ungkap Zaiwan dalam rillis PLN yabg diterima potrettangerang.id, Selasa (11/08/2020).

Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN, Agung Murdifi menjelaskan, selain melistrik negeri, PLN juga memberikan perhatian khusus untuk membantu memajukan UMKM, dalam upaya memajukan ekonomi kerakyatan bangsa Indonesia. Melalui program kemitraan, yaitu program untuk meningkatkan kemampuan usaha kecil agar menjadi tangguh dan mandiri. Sejak 1992, PLN telah menyalurkan kurang lebih kepada 26.428 UMKM diseluruh Indonesia, baik dari sektor pertanian, perdagangan, jasa, industri, peternakan, perikanan, perkebunan dan lainnya.

Selain bantuan peralatan modal usaha, PLN juga melakukan pembinaan kepada UMKM tersebut untuk naik kelas, yaitu dilakukan bimbingan pelatihan manajemen keuangan, pelatihan produksi, pelatihan pemasaran dan dibantu untuk pemasaran. Dalam upaya membantu pemasaran produk UMKM, PLN telah mempunyai 29 lokasi Rumah BUMN, dimana di Rumah BUMN tersebut merupakan tempat untuk berkumpulnya para UMKM dan berbagi informasi, dilatih pengembangan usaha serta media untuk penjualan atau show room dan online melalui e-commers.

Rumah BUMN ini menjadi wadah UMKM untuk mendapatkan pelatihan dan pembinaan agar dapat meningkatkan usahanya. Rumah BUMN juga memberikan kemudahan akses informasi bagi seluruh pelaku UMKM, supaya berkembang lebih baik lagi. Dalam Rumah BUMN tersebut PLN juga melaksanakan program pelatihan webinar untuk UMKM.

“Dimasa pandemi seperti saat ini, penting bagi kami untuk terus memberikan semangat, bantuan dan pendampingan bagi seluruh UMKM binaan. Dalam waktu tiga bulan terakhir, tidak kurang dari 69 webinar dan 3300 peserta
mengikuti pelatihan yang dibuka untuk UMKM yang berasal dari seluruh Indonesia,” tutup Agung. (Gor/Yip)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Mungkin Anda juga menyukai

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *