ILUNI SMK Negeri 4 Prihatin Atas Pemberitaan Kusdiharto

0

POTRETTANGERANG.ID, Kota Tangerang – Ikatan Alumni (ILUNI) SMK Negeri 4 Kota Tangerang prihatin terhadap Kepala SMK Negeri 4 Kota Tangerang, Kusdiharto atas adanya pemberitaan yang kurang baik. Pasalnya, Kepsek tersebut telah mengundurkan diri sebelum adanya surat pemberhentian secara hormat yang ditandatangani Gubernur Banten, Wahidin Halim (WH).

“Pak Kusdiharto itu sudah menyurati pak Gubernur Banten pada 18 Desember 2017. Dalam surat itu, pak Kusdiharto mengundurkan diri dengan alasan faktor kesehatan yang tak dapat menjalankannya tugasnya dengan maksimal sebagai kepala sekolah,” kata Ketua Pembina ILUNI SMK Negeri 4 Kota Tangerang, Ir Turidi Susanto, Kamis (08/03/2018).

Meski telah adanya pemberitaan yang kurang baik. Turidi menegaskan, pihaknya tak menilai bahwa pemberitaan itu tidak lah benar. Karena, hal itu bukan lah kewenangan bagi pihaknya.

Baca Juga :  HUT Bhayangkara, Polsek Tangerang Bagikan Sembako dan Pengobatan Gratis

“Benar tidaknya itu (pemberitaan), biar publik yang menilai. Pastinya kebijakan pengakatan dan pemberhentian kepala sekolah itu ialah kewenangan Gubernur Banten,” tegasnya politisi partai Gerindra.

Selain itu, dirinya menerangkan, atas adanya sumbangan yang dilakukan oleh Komite SMK Negeri 4 Kota Tangerang, tidak adanya campur tangan dari ILUNI. Meski, ketua komite yakni Saeful Anwar juga menjabat sebagai Ketua ILUNI SMK Negeri 4 Kota Tangerang.

“Komite sudah diatur dalam Permendikbud nomor 75 tahun 2016. Kedudukan komite berada di setiap sekolah yang berfungsi untuk meningkatkan pelayanan pendidikan. Teknisnya secara gotong royong, demokratis, mandiri, profesional dan akuntabel,” tandasnya.

Ditempat yang sama ILUNI angkatan 1991 sekaligus pembina, Ichsan Sodikin menegaskan bahwa pihaknya tidak ada keterkaitan dengan Komite sekolah. Dirinya juga mengaku bahwa persoalan ILUNI sebenarnya sudah selesai.

Baca Juga :  Guru Honorer SMK Negeri 4 Kota Tangerang Doakan Gubernur Banten

“Bagi saya urusan ILUNI sudah clear, urusan komite dan alumni itu tidak ada satu-kesatuan. Semuanya juga sudah kita sepakati bersama, dengan pengurus, pembina, dan dewan penasehat agar Komite menyelesaikan urusannya sendiri, tidak usah menarik alumni,” tutupnya. (Yip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here