Saeful Anwar : Tidak ada Pungutan Liar melainkan Sumbangan di SMK Negeri 4 Kota Tangerang

0

POTRETTANGERANG.ID, Kota Tangerang – Komite Sekokah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 4 Kota Tangerang, Saeful Anwar menegaskan, tidak adanya pungutan liar yang dilakukan oleh kepala sekolah (kepsek). Melainkan pihaknya lah yang melakukan permintaan sumbangan terhadap orangtua siswa SMK Negeri 4 Kota Tangerang.

“Tidak ada pungutan liar yang dilakukan kepsek. Tapi kami meminta sumbangan kepada orangtua siswa. Sumbangan yang kami minta pun, telah disepakati sebelumnya oleh kami dan orangtua siswa,” kata Saeful saat ditemui potrettangerang.id, Sabtu (03/03/2018).

Meski sebelumnya telah diberitakan beberapa media cetak dan online atas adanya pungutan liar yang dilakukan kepsek. Dirinya dengan tegas menjelaskan, hal itu tidak benar atas pemberitaan yang telah diterbitkan dibeberapa media tersebut. Karena, yang sebenarnya dilakukan ialah komite sekolah meminta sumbangan terhadap orangtua siswa, bukan pihak sekolah yang meminta.

“Itu tidak benar kalau kepsek yang meminta. Yang ada kami menginisiasi sumbangan terhadap orangtua siswa. Karena, kami ingin siswa-siswi di sini dapat berjalan lancar kegiatan belajar mengajarnya. Sebelumnya kami meminta sumbangan ini, kita telah sepakati pada 12 Agustus 2017 dengan orangtua siswa atas sumbangan yang akan dilakukan oleh komite,” terang Saeful.

Baca Juga :  Nasi Uduk Teh Yuyun di Karawaci Buka Malam Hari

Dalam kesepakatan itu, dipaparkanya bahwa pihaknya meminta sumbangan kepada orangtua siswa untuk memenuhi kebutuhan kegiatan belajar mengajar selama satu tahun ajaran pendidikan, yakni Juli 2017 sampai Juni 2018. Lantaran adanya peralihan pemerintah kota ke provinsi terhadap pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau SMK Negeri. Maka pihaknya ingin membantu pihak sekolah dalam memperlancar kegiatan belajar mengajar.

“Melihat keadaan yang sangat dibutuhkan oleh pihak sekolah. Kami pun akhirnya ingin membantu dalam memperlancar kegiatan belajar mengajar di sekolah. Sehingga kami menggalang sumbangan. Sumbangan ini pun tak mengikat. Apabila ada orangtua siswa yang tak mampu untuk menyumbangkan, kami tak paksa uang sumbangan itu harus ada,” tutur Saeful.

Baca Juga :  Pungli di Pasar Anyar, Dirut PD Pasar Kota Tangerang Akan Tindak Tegas

Selain itu, pihaknya menerima sebanyak 70 siswa yang tidak mampu membayarkan sumbangan itu, serta telah memberikan surat keterangan tidak mampu (SKTM). Orangtua siswa tersebut, tak dipaksa oleh pihaknya untuk membayarkan sumbangan.

“Sumbangan ini pun tak ada keterkaitan ujian sekolah. Jadi, bagi siswa yang tak memberikan sumbangan, tetap dapat melaksanakan ujian sekolah dan juga dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar. Jadi tak ada keharusan atau kewajiban orangtua murid membayarkan sumbangan itu,” tegas Saeful.

Sementara, dana yang telah terkumpul oleh pihaknya sebesar RP 48 juta. Telah dikembalikan kesebagian orangtua siswa yang hadir dalam rapat hari ini. Hal itu dilakukan pihaknya atas perintah Inspektorat Provinsi Banten. Sisa orangtua yang belum menerima dana tersebut, akan diadakan kembali pemanggilan kesebagian orangtua siswa yang belum dikembalikan dananya.

“Untuk kepala sekolah, Kusdiharto bukan dipecat. Melainkan diberhentikan secara hormat dan dipindahtugaskan ke posisi pengawas sekolah. Sebelumnya diberhentikan, pak Kusdi, telah melayangkan surat pengunduran diri pad 17 Desember 2017 ke Dinas Pendidikan Provinsi Banten,” paparnya.

Baca Juga :  Anggota Polsek Balaraja Bantu Warga Tidak Mampu

Lebih lanjut, dirinya mengungkapkan, pak Kusdi sudah tidak mengajar disekolah itu. Bahkan telah ditetapkan pelaksana tugas (PLt) kepsek terhadap Syahrizal Ram, yang sebelumnya menjabar sebagai Wakil Kepsek SMK Negeri 4 Kota Tangerang.

“Pak kusdi beralasan dari pengunduran dirinya itu, karena kesehatannya yang tidak dapat memaksimalkan kinerjanya sebagai kepala sekolah. Setelah itu, surat pemberhentian secara hormat dan pemindahtugasan pak Kusdi keluar pada 20 Februari 2018. Jadi tidak benar kalau pak Kusdi itu dipecat,” tukas Saeful. (Yip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here