APBD Perubahan 2017 Disahkan, Walikota Tangerang : Ada Peningkatan Pendapatan Daerah

0

POTRETTANGERANG.ID, Kota Tangerang – DPRD Kota Tangerang sahkan Raperda APBD Perubahan 2017 saat menggelar Sidang Paripurna yang berlangsung di ruang Rapat DPRD Kota Tangerang, Jumat (8/9/2017).

Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah mengatakan, pada pendapatan daerah, adanya peningkatan. Meski, adanya peningkatan pendapatan daerah. Dirinya menegaskan akan merevitalisasi program-program yang ada.

“Tadi, sudah dilaksanakan penandatanganan pengesahan APBD Perubahan 2017. Peningkatan pendapatan daerah ada, tapi beberapa program akan kami revitalisasi. Sehingga, dalam pelaksanaannya bisa lebih optimal,” kata Arief seusai Sidang Paripurna APBD Perubahan 2017.

Dirinya pun menerangkan, dalam peningkatan pendapatan daerah di tahun anggaran 2018 mendatang, dia akan ikut membantu. Namun, dirinya berharap kepada legislatif dapat bekerjasama dengan eksekutif, untuk dapat membantu dalam meningkatkan pendapatan daerah itu.

Baca Juga :  Penerapan PSBB, Pemkot Tangerang Sosialisasikan ke Angkutan Umum

“Kita berupaya untuk membuat program dalam peningkatan pendapatan daerah di tahun yang akan datang. Maka perlu adanya kerjasama baik antara eksekutif dengan legislatif,” jelas Arief.

Sementara, Ketua DPRD Kota Tangerang, Suparmi ST memaparkan, APBD Perubahan tersebut adanya peningkatan, lantaran pendapatan daerah meningkat 10 persen. Sehingga, anggaran belanja daerah perubahan itu mencapai Rp 4,5 triliun, dengan jumlah kenaikan PAD sebesar Rp 1,6 triliun.

“sebelum Sidang Paripurna, kami laksanakan rapat Forkopimda. Di rapat itu, saya berikan masukan dalam menggali potensi yang ada di Kota Tangerang. Untuk peningkatan pendapatan daerah,” ungkap Suparmi yang ditemani Wakil Ketua II DPRD Kota Tangerang, Pontjo Prayogo dan Ketua Komisi I, Agus setiawan.

Baca Juga :  Wali Kota Tangerang Lantik Sekda Sekaligus Lakukan Mutasi dan Rotasi, Berikut Daftar Namanya

Diterangkan Suparmi, bahwa potensi yang dapat meningkatkan pendapatan daerah itu. Dapat menjadi bahan penyusunan APBd 2018 mendatang. Bahkan, dana CSR yang sudah dipayungi dengan Perda Kota Tangerang, dapat dimanfaatkan secara menyeluruh untuk kepentingan masyarakat Kota Tangerang.

“Selanjutnya masalah-masalah Industri yang beralih fungsinya  juga menjadi perhatian dan harus di anggarkan, kemudian bagaimana mengatasi masalah kemacetan di tahun 2018 ini saya minta untuk di anggarkan bagaimana koordinasi dengan Dishub dan Satlantas Kota Tangerang, sehingga kemacetan dapat di minimalisir, ” tutupnya. (Yip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here