Antisipasi Penziarah di Makam Solear, Satgas Covid-19 Terapkan Sistem Buka Tutup

0

POTRETTANGERANG.ID, Kabupaten Tangerang – Pasca lebaran Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah destinasi Wisata di Kabupaten Tangerang mengalami peningkatan. Selain itu, makam pun menjadi tempat keramain di momen hari raya umat Islam untuk berziarah.

Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar tidak mengeluarkan instruksi atau aturan untuk menutup sementara lokasi wisata, melainkan hanya menerapkan pembatasan kapasitas 50 persen dari kapasitas normal.

Melalui tim monitoring Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tangerang menerapkan sistem buka tutup pada lokasi wisata, Sabtu, (15/21/2021).

Seperti salah satu lokasi wisata, yakni Makam Kramat Solear, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang. Dimana, pihak Satuan Tugas Penanganan Covid19 tingkat kecamatan, memberlakukan sistem buka tutup selama satu jam sekali.

Baca Juga :  New Normal, Tempat Hiburan di Tangerang Wajib Patuh Protokol Kesehatan

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tangerang, dr Hendra Tarmizi mengatakan, penerapan tersebut salah satunya untuk menghindari membludaknya pengunjung dan antisipasi kerumunan serta pencegahan penyebaran virus Covid-19 di lokasi wisata wilayah Kabupaten Tangerang.

“Lokasi wisata tetap buka, hanya kapasitas yang dibatasi, kalau sudah lebih, maka akan ditutup oleh pengelola, nanti kalau sepi ya dibuka kembali, situasional saja,” ujarnya.

“Memang penutupan itu situasional, artinya kalau ramai ya ditutup, kalau sepi dibuka lagi, jadi sistemnya seperti buka tutup,” katanya.

Selain itu, Kapolsek Cisoka, AKP Nurrokhman mengatakan, sistem tersebut diterapkan agar tidak membludaknya pengunjung, juga untuk antisipasi terjadinya kerumunan dan juga untuk pencegahan penyebaran Virus covid-19. Dan tak hanya itu, petugas pun akan melakukan pemeriksaan nomor Polisi kendaraan.

Baca Juga :  Pemkab Tangerang Peringati Hari Jadi ke-388 Tahun Sejarah Baru, Semangat Baru Melawan Covid-19

“Kita buka tutup satu jam sekali, lalu dilanjutkan pemeriksaan nomor kendaraan. Dimana, selain pelat A, tidak boleh masuk ke lokasi wisata dan akan diputar balik atau putar arah,” tegas AKP Nurrokhman. (Bem/Yip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here