Pekerja Toko Kue DBS Bakerry Tewas Mengenaskan di Kamar Mandi

0

POTRETTANGERANG.ID, Kabupaten Tangerang –┬áSeorang Pria berinisial R berumur 18 Tahun, warga asal Kalimantan ini, tewas mengenaskan di dalam kamar mandi tempat dia bekerja, yakni Toko Kue DBS Bakerry Wilayah Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang.

Remaja yang bekerja di Toko kue DBS Bakerry tersebut, meninggal dalam posisi leher tergantung oleh ikat pinggang (Sabuk). Tewasnya itu diketahui oleh saksi, TC sekitar pukul 05.30 WIB, Minggu (7/3/2021) Pagi.

Setelah TC melihat R didalam kamar mandi dalam keadaan mengenaskan, leher tergantung dengan ikat pinggang. Dia langsung bergegas melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Cisoka, Polresta Tangerang, Polda Banten, sekitar pukul 06.00 Wib.

“Atas dasar laporan tersebut, kita langsung lari mencari obat yang dapat terjangkau dan mudah dicari,” ungkap Kapolsek Cisoka, Polresta Tangerang, AKP Nurohman kepada media.

Baca Juga :  Terpilih Kades Kadu Jaya, Hj Nena Analia Kalahkan Incumbent

Kemudian, lanjut AKP Nurohman, pihaknya melakukan cek tempat kejadian perkara (TKP) atas laporan orang tewas gantung diri di Toko Kue DBS Bakerry, tepatnya di Kampung Udang, Desa Sukatani, Kecamatan Cisoka.

“Kemudian kami dapatkan saksi-saksi yaitu teman-temannya yang bekerja di toko tersebut, saksi (TC) melihat bahwa korban sudah tergantung di dalam kamar mandi, menggunakan ikat pinggang sabuk,” terangnya.

Lalu, Tim Inafis dari Polresta Tangerang melakukan pemeriksaan dan hasil sementara tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, serta ciri-ciri gantung diri belum didapatkan pada tubuhnya. Untuk memastikan penyebab meninggalnya korban, jasadanta kini telah dikirim ke RSUD Kabupaten Tangerang.

Selain itu, langkah-langkah yang dilakukan kepolisian untuk minta keterangan saksi-saksi dan berupaya untuk menghubungi keluarganya. Karena menurut keterangan saksi, korban merupaka warga asal Kalimantan.

Baca Juga :  HUT Ke 50 Gramedia Bagi-Bagi Buku

“Dan, kami sudah memanggil pemilik usaha agar ke Polsek Cisoka, untuk dimintai keterangan,” pungkasnya. (Bam/Yip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here