PLN dan BPN Provinsi Banten Sepakati Kerjasama Sertifikasi Aset

0

POTRETTANGERANG.ID, Serang – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Banten bekerjasama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) dalam upaya sertifikasi aset. Kesepakatan ini dituangkan dalam Perjanjian Kerjasama antara PLN Unit Induk Distribusi Banten dengan tujuh Kantor Pertanahan kota atau kabupaten se-Banten pada Selasa (21/07/2020) di Serang, Banten.

Kerjasama meliputi percepatan proses sertifikasi aset, pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum dan penyelesaian permasalahan pertanahan.

Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten, Andi Tenri Abeng turut hadir dan menyaksikan penandatanganan kerjasama antara PLN dan BPN terkait sertifikasi aset ini. Dia mengapresiasi dengan menandatangani kerjasama tersebut, lantaran sejalan dengan komitmen BPN dalam sertifikasi tanah se-Indonesia.

Baca Juga :  Masyarakat Diminta Disiplin Penerapan New Normal

“Selamat atas ditandatanganinya perjanjian kerjasama ini yang merupakan langkah baik untuk mempercepat proses sertifikasi tanah aset PLN”, ungkap Andi usai penandatanganan.

Andi berharap agar kerjasama ini bisa segera ditindaklanjuti dengan aksi yang nyata untuk mempercepat proses sertifikasi.

“Saya berharap agar kegiatan tidak berhenti di sini, kita perlu lakukan tindakan dan langkah-langkah nyata ke depan agar proses sertifikasi ini bisa segera diselesaikan 100 persen. Untuk itu kita perlu terus berkomunikasi dan lakukan FGD (focus group discussion) untuk segera dindaklanjuti,” pesan Andi.

Senada dengan itu, Senior Manager SDMU PT PLN (Persero), Lala Arief Fadila mengatakan, tujuan penandatanganan perjanjian kerja sama ini, merupakan percepatan proses sertifikasi aset, pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum dan penyelesaian permasalahan pertanahan.

Baca Juga :  PT Taspen Bangun Apartemen untuk ASN

“Saat ini, ada sekitar 17 persen aset PLN yang belum tersertifikasi. Melalui kerjasama ini diharapkan dapat memberikan kepastian hukum terkait aset dan memitigasi resiko bisnis yang dijalankan PLN, terutama terkait dengan permasalahan pertanahan,” ujar Lala. (Gor/Yip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here