PUB Dorong Program Pemprov Banten Jadi Lumbung Ketahanan Pangan Nasional

0 0
Read Time:2 Minute, 6 Second

POTRETTANGERANG.ID, Kabupaten Lebak – Guna menjadikan wilayah Banten sebagai lumbung pangan nasional. Perkumpulan Urang Banten (PUB) mendukung program Pemerintah Provinsi (Pemrpov) Banten menjadikan wilayah bermottokan Iman dan Taqwa ini menjadi lumbung ketahanan pangan.

Diketahui saat ini Provinsi Banten telah memiliki 70.000 hektar lahan, guna mendukung program lumbung ketahanan pangan nasional, baik dalam pertanian maupun perkebunan, yang pada tahap awal pelaksanaannya akan segera digarap 1.000 hektar.

“Program ketahanan pangan sangat penting, karena ketahanan pangan nasioanal maupun internasional lagi menurun. Disamping itu saya menekankan bahwa PUB bukanlah perusahaan, melainkan adalah wadah penyambung kepentingan rakyat dengan pemerintah dalam menyejahterakan rakyat Banten,” kata Eden Gunawan, sekretaris Umum PUB saat mengunjungi Desa Cimanyangrai sebagai lahan produksi pertanian dan perekebunan lainnya.

Dia menilai, program tersebut harus didukung oleh semua lini, agar Provinsi Banten menjadi lahan yang produktif dalam pertanian maupun perkebunannya.

“PUB bukan investor, tapi penghubung kepentingab pemeeintah dengan investor. Karena program Gubernur Banten dalam menggarap lahan yang kurang produktif menjadi produktif sangat baik. Guna menjadikan Banten sebgaia ketahanan pangan,” tuturnya.

Ditambahkan Wakil Ketua Umum  Bidang Pertanian PUB, Anton Priyantono bahwa kunci keberhasilan pertanian ialah dari sumber daya manusia yang berkompeten dalam bidangnya. Maka perlu ada pendamping petani dalam mengelola produksi pertanian dan perkebunan di Cimanyangrai.

“PUB akan bicara khusus dengan Gubernur  Bantententang pendampingan petani. Dinas terkait sebaiknya menyediakan program khusus peningkatan kapasitas petani. Saya ke Cimanyangrai untuk koordinasi, mendapat input dari petani dalam rangka memfasilitasi melalui jejaring PUB, seperti para investor, perusahaan pertanian. Ini bukan bantuan, tapi fasilitasi.” Ujar Anton yang pernah menjadi Menteri Pertanian di era Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY.

Diketahui saat ini, Pemerintah Kabupaten Lebak sudah ada kerjasama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) dengan petani. Hanya saja masih banyak potensi dan kapasitas yang perlu dikembangkan, khususnya komoditi jagung.

“Pelaku utama bidang pertanianya itu petani, mereka inilah yang harus paling produktif. Terutama petani yang berkeinginan kuat untuk berubah. Pesan buat petani, harus jelas setiap menggarap lahan yang mana, buat rencana pertanian, lebih banyak gunakan pupuk organik. Kita akan siapkan bibit unggul bekerjasama dengan para pihak. Ini sangat penting, petani jangan dibebani administrasi, karena petani dalah pelaku teknis lapangan,” tutupnya.

Sementara itu, Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Rahmat Yuniar yang turut hadir dalam kunjungan PUB ke Desa Cimanyangrai ini menjelaskan, kehadiran urang Banten ini dinilai sebagai dukungan bagi Pemkab Lebak dalam peningkatan produksi pertanian.

“Luas lahan darat di Lebak belum optimal. Padahal potensinya sangat luar biasa, ada gadung, manggis, jengkol, beras merah, dan lain- lain. Kami berkeinginan peningkatan produksi, karena petani masih pedati dan dapati, belum simpati. Kami siap mendukung program PUB,” titirnya

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Mungkin Anda juga menyukai

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *