Study Tour Batal, Orangtua Murid SMAN 9 Tangerang Minta Uang Dikembalikan

0

POTRETTANGERANG.ID, Kota Tangerang – Orangtua murid SMA Negeri 9 meminta pihak sekolah untuk mengembalikan uang Study Tour, yang tidak jadi dilakasanakan pada Maret lalu. Pasalnya, kegiatan tersebut batal, karena Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 melanda Indonesia.

“Saya meminta uang tersebut dikembalikan pihak sekolah. Karena saat seperti ini, saya sangat membutuhkan untuk keperluan sehari hari, ” ucap salah satu orangtua murid yang enggan menyebutkan namanya, Rabu (01/7/2020).

Menurutnya, disaat pandemi Covid-19 seperti ini, mencari uang dengan nilai sekitar tiga juta sangatlah sulit. Sehingga bagi dia, uang yang sudah masuk untuk pelaksanaan Study Tour itu dapat dikembalikan.

“Saya sangat membutuhkan uang tersebut. Karena memang saat ini, semua sedang mengalami kesusahan dalam mencari uanh buat makan sehari-hari,” ungkapnya.

Baca Juga :  Bakti Masyarakat PMI Melalui Bersih Lingkungan

“Saya memohon kepada pihak sekolah agar dapat mengembalikan uang tersebut. Study tournya kan tidak jadi,” tambahnya singkat.

Diberitakan sebelumnya, wali murid Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 9 Tangerang mengeluhkan adanya biaya yang diduga untuk Study Tour ke luar kota (Bali).

Salah seorang wali murid yang enggan disebutkan namanya mengatakan, pada waktu anaknya masih duduk dikelas 10, pernah melakukan Study Tour juga ke yogjakarta, untuk saat ini rencananya akan ke bali pada bulan april mendatang.

“Waktu kelas 10 pernah kejogja dengan biaya Rp 2 juta, dan untuk sekarang akan kebali dengan biaya Rp 3 juta,” ucapnya ke salah satu wartawan Potrettangerang.id, Kamis (16/1/2020).

Ia juga mengaku merasa keberatan adanya Study Tour yang dilakukan pihak sekolah SMAN 9 Tangerang setiap habis kenaikan kelas.

Baca Juga :  Polemik Jabatan Sekda Kota Tangerang, DPRD Akan Panggil Instansi Terkait

“Masa Study Tour setiap habis naik kelas. Kalau memang orang punya sih gak masalah, kalau yang gak punya kan kasihan,” tegasnya.

Sementara, Kepala Sekolah SMA Negeri 9, Dra Hj Lilik Istifa Msi saat ditemui diruangannya membenarkan, adanya pergi keluar sekolah dengan tujuan Goes to Campus.

“Bukan Study Tour, tapi Goes to Campus yang memang dilakukan diluar kota yaitu Bali, yang mana tujuan tersebut berdasarkan permintaan dari muridnya sendiri,” ungkapnya.

Lilik juga mengaku, kalau memang ada orang tua yang keberatan dengan diadakannya Goes to Campus Ini anaknya diperbolehkan untuk tidak mengikuti.

“Kalau memang tidak ikut ya gak masalah, akan tetapi pihak sekolah akan memberikan tugas untuk melakukan Goes to Campus diwilayah sekitar yang tidak jauh dari sekolah dengan jumlah tiga kampus,” ucapnya.

Baca Juga :  831 Pelanggar PSBB Dicatat Satpol PP Kota Tangerang

Selain itu Lilik juga mengaku, jika memang ada walimurid yang merasa tidak mampu untuk mebayar semuanya pihak sekolah akan memberikan kompensasi 50 persen.

“Kalau memang ada yang tidak mampu boleh membayar 50 persennya dan pihak sekolah akan membantu,” pungkasnya. (Gro/Yip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here