Ini Prosedur Kurban di Tengah Pandemi

0

POTRETTANGERANG.ID, Kota Tangerang – Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang mengeluarkan surat edaran pelaksanaan kegiatan kurban, dalam situasi pandemi Covid-19 yang harus memperhatikan protokol kesehatan, sesuai dari ketetapkan pemerintah.

Kepala DKP Kota Tangerang, Abduh Surahman, mengatakan, pelaksanaan kegiatan kurban yang meliputi penjualan dan pemotongan hewan, perlu melakukan penyesuaian prosedur pelaksanaan new normal.

“Surat edaran dengan Nomor 524/729-DKP/2020 itu, diberikan kepada camat, lurah dan panitia pemotongan hewan kurban untuk disampaikan secara luas ke masyarakat agar prosesnya dapat berjalan optimal dengan mempertimbangkan pencegahan penyebaran COVID-19,” ujarnya, Rabu (01/07).

Dalam pelaksanaannya, penjualan hewan kurban harus melakukan pembatasan jarak, serta mengoptimalkan pemanfaatan teknologi daring atau dikordinir oleh panitia, seperti Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dan lainnya.

Baca Juga :  Tingkatkan Kualitas Relawan, PMI Kota Tangerang Gelar Diklatsar

“Pengaturan tata cara penjualan meliputi pembatasan waktu, layout penjualan dengan memperhatikan lebar lorong penjualan, pembedaan pintu keluar dan masuk, alur pergerakan satu arah, jarak antar orang di dalam lokasi minimal satu meter dan fasilitas cuci tangan,” paparnya.

Selanjutnya, penjual dan pembeli juga harus menggunakan masker selama di tempat penjualan. Khusus penjual atau pekerja lapak, diimbau untuk menggunakan baju lengan panjang, serta sarung tangan sekali pakai saat pembersihan limbah ataupun kotoran hewan kurban.

“Setiap orang yang keluar dan masuk dari tempat penjualan harus melakukan cuci tangan atau menggunakan hand sanitizer, dengan kandungan alkohol minimal 70 persen,” terangnya.

Menurut dia, setiap orang yang bertugas wajib menggunakan Alat Pelindung Diri (APD), minimal menggunakan masker sejak dari perjalanan sampai lokasi. Petugas melakukan pembersihan tempat dan peralatan dengan disinfektan, membuang kotoran atau limbah pada fasilitas penanganan hewan kurban.

Baca Juga :  Program PTSL, Kota Tangerang Target 2.050 Sertifikat

“Pembinaan dan pengawasan kegiatan kurban dilaksanakan oleh aparat kelurahan, kecamatan, berkoordinasi dengan DKP serta Babinsa dan Binamas setempat. Sedangkan untuk pencegahan penyebaran Covid-19 bersinergi dengan Dinas Kesehatan dan Puskesmas setempat,” pungkasnya. (Gor/Yip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here