Pencak Silat Kuntau Semende dari Hadir di Kota Tangerang

0

POTRETTANGERANG.ID, Kota Tangerang – Pencak silat yang menjadi warisan asli nenek moyang bangsa Indonesia, perlunya ada pembinaan dan dikembangkan, supaya berdampak pada kemajuan bangsa yang melestarikan budaya. Maka, wadah pelestarian seni budaya pecak silat pun dibentuk. Pencak silat itu berasal dari Sumatra Selatan, yakni Kuntau Semende Indonesia (Kuasei).

Berawal dari guru besar KUASEI, Irsi Jaya membentuk wadah seni budaya pencak silat di Batu Bedil Ilir, Desa Gunung Meraksa, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung berdirinya Kuasei.

Ketua Kuntau Semende Kota Tangerang, Doni Ramalun mengatakan, pencak silat lebih perlu dikembangkan lagi, baik di daerah, tingkat kecamatan bahkan sampai pedesan, dan untuk seluruh perantau di Nusantara.

Baca Juga :  Tambah Imun, Gowes Bareng Alumni STM 80 Tangerang

“Saya harap kepengurusan cabang wilayah untuk mengembangkan pencak silat. Lakukan pelatihan-pelatihan, sehingga pencak silat ini menjadi suatu budaya atau tradisi di Sumsel, dan khusunya di Kota Tangerang ini,” ucapnya.

Di samping itu, juga saya berharap pencak silat di seluruh Indonesia yang tergabung dalam IPSI untuk terus bersatu dan mengembangkan olahraga beladiri tradisional ini.

“Yang jelas pencak silat sudah menjadi suatu olahraga beladiri yang menjadi kebanggaan kita. Pasalnya berbagai penghargaan dan prestasi sudah ditorehkan oleh olahraga pencak silat ini,” katanya.

Pengurus Cabang Kota Tangerang Dedi Irawan mengatakan, Organisasi ini kami dengan beberapa perantau di daerah tangerang jakarta dan sekitarnya telah membuka cabang KUASEI Kota Tangerang yang mana tujuanya adalah untuk wadah silaturahmi dan juga untuk ikut andil dalam melestarikan kutai semende ini di daerah jabodetabek.

Baca Juga :  Walikota Tangerang Raih Penghargaan Usai Terapkan Sistem Syariah di RSUD

“Sesuai dengan di smpaikan oleh pendiri sekaligus guru besar kuasei dengan dibentuknya wadah ini untuk menyatukan seluruh praktisi2 pecinta kuntau semende dalam satu wadah agar bisa bersatu, bisa besar dan di kenal di nusantara karna salah satu bagian dari kekayaan budaya indonesia, harus kita lestarikan. Sesuai dengan moto kuasei Berbeda guru berbeda pembawaan namun tetap satu Kuntau Semende,” tandasnya. (Yip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here