KPU Kota Tangerang Luncurkan Siverik

0

POTRETTANGERANG.ID Kota Tangerang – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang, meluncurkan aplikasi Sistem Verifikasi Keuangan (Siverik), untuk mempermudah laporan keuangan dalam mensukseskan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Tahun 2018.

Ketua KPU Kota Tangerang, Sanusi menjelaskan, terobosan baru ini merupakan bentuk keseriusan KPU Kota Tangerang dalam mensukseskan Pilkada 2018.

“Aplikasi SiVerik ini terobosan baru yang kami buat. Dengan adanya sistem ini akan mempermudah laporan keuangan terkait kegiatan-kegiatan kami di KPU,” ungkap Sanusi, dalam sambutannya di acara Peluncuran dan Bimbingan Teknis, Aplikasi Siverik Hibah Pemilihan Walikota dan Wakilwali Kota Tangerang Tahun 2018, pada Rabu (25/10/2017).

Pria yang akrab disapa Pane ini melanjutkan, sistem tersebut akan diterapkan secara online di internal KPU Kota Tangerang, sehingga dalam segala hal penyusunan laporan terkait keuangan akan lebih mudah di kroscek antar Kepala Sub Bagian (Kasubbag) dan Sekretaris selaku Kuasa Penguna Anggaran (KPA).

“Dengan adanya sistem ini akan memudahkan kami mengkroscek apabila ada sebuah perubahan. Dan dengan adanya sistem ini, dapat kita sampaikan kepada masyarakat bahwa KPU Kota Tangerang sangat serius untuk mensukseskan Pilkada,” tegasnya.

Sementara Kasubbag Keuangan Umum dan Logistik KPU Kota Tangerang, Yudi Gunawan, dalam kesempatan tersebut memperkenalkan aplikasi Siverik kepada seluruh peserta yang hadir. Ia menjelaskan, aplikasi tersebut merupakan sebuah aplikasi yang sangat membantu proses pengelolaan keuangan Hibah Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Tangerang.

“Seperti diketahui bahwa kami mengalami kesulitan dalam pelaporan keuangan karena tidak adanya aplikasi yang membantu kerja kami dalam verifikasi keuangan. Aplikasi ini juga merupakan buah dari Diklat Kepemimpinan yang saya jalani saat ini. Mudah-mudahan sejak peluncuran hari ini sampai dengan tahapan Pilkada nanti dapat terlaksana dengan baik,” terang Yudi.

Kata Yudi, aplikasi ini juga akan membantu kerja Kasubag dalam mengajukan pencairan kegiatan, dan yang paling penting itu bagi pejabat pembuat komitmen dapat melakukan cek ketersediaan Pagu sehingga tidak ada istilah Pagu minus dalam akun belanja di kegiatan Pilkada ini, dan itu juga akan menghasilkan sebuah laporan yang akuntabel.

“Sistem ini merupakan sebuah inisiatif dirinya dan pertama kali di seluruh Indonesia. Karena untuk anggaran Pilkada di seluruh Indonesia belum ada aplikasi yang dapat membantu pengelolaan keuangan, tetapi kalau untuk anggaran APBN sendiri Kementerian Keuangan itu sudah memberikan aplikasi dengan sangat mapan,” jelas Yudi.

Diinformasikan, setelah launching ini rencananya akan kita lakukan uji coba pada tanggal 1 November di internal KPU. “Kalau sudah berjalan 100 persen di sini, KPU Kabupaten/Kota lainnya dapat menggunakannya dan kami siap membagikan sistemnya,” tandas Yudi. (Mad)

-ADVERTISMENT- -ADVERTISMENT-

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here