Dinkes Kota Tangerang Ajak Pondok Pesantren Ciptakan Kawasan Tanpa Rokok Untuk Menjaga Kesehatan

0 0
Read Time:2 Minute, 8 Second

POTRETTANGERANG.ID, Kota Tangerang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang berkolaborasi dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tangerang menggelar kegiatan kampanye Edukasi Kesehatan Lingkungan dan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di berbagai pondok pesantren dan sekolah di wilayah Kota Tangerang.

Salah satu lokasi yang menjadi lokus kegiatan ini adalah Pondok Pesantren As-Sa’adah yang berlokasi di Jalan Majlis RT 04, RW 02, Kelurahan Sangiang Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang.

Kepala Kemenag Kota Tangerang Iin Sholihin menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk mendorong Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan pesantren yang jumlahnya terdaftar sebanyak 338 pondok pesantren di Kota Tangerang.

“Kami mendorong para santri agar senantiasa menjaga kesehatan, baik kesehatan diri sendiri maupun kesehatan lingkungan pondok. Melalui dukungan luar biasa dari Pemerintah Kota Tangerang dan Dinas Kesehatan, kami berharap bisa menerapkan pola hidup bersih dan sehat di kalangan santri,” ujar kepala kemenag di hadapan para santri, Kamis (15/10/2026).

“Dengan tubuh yang sehat dan pola hidup yang baik, kita optimistis santri Kota Tangerang mampu tumbuh menjadi generasi berkualitas dan calon pimpinan bangsa masa depan,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Sekretaris Dinas (Sekdis) Kesehatan Kota Tangerang, dr. Amir Ali menjelaskan, program ini dijalankan secara masif melalui puskesmas di wilayah masing-masing.

“Untuk bisa belajar dengan baik, para santri harus sehat, dan dasar dari kesehatan adalah kebersihan. Menjaga hidup bersih membutuhkan pengetahuan, karena itu kami terjun kelapangan untuk memberikan edukasi secara langsung,” terang dr. Amir.

Selain itu, kata Sekdis, Dinkes juga memberikan penyuluhan serta menghadirkan narasumber tepercaya, untuk mengedukasi santriwan dan santriwati mengenai pentingnya kebersihan dan bahaya merokok.

“Kehadiran Peraturan Daerah (Perda) tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) sangat mendukung langkah kami dalam menciptakan lingkungan pendidikan, sekolah dan tempat ibadah yang bebas dari asap rokok,” tegas dr. Amir.

Sementara itu, perwakilan dari Pondok Pesantren As-Sa’adah Nyai Nur Aini, menyambut baik dan mengapresiasi penuh inisiatif dari Kemenag dan Dinas Kesehatan Kota Tangerang. Sebanyak 150 santri di pesantrennya berpartisipasi aktif dan antusias mengikuti penyuluhan tersebut.

“Edukasi ini menjadi langkah penting untuk membentengi anak-anak kita agar terhindar dari bahaya rokok. Di Pesantren As-Sa’adah, kami terus menerapkan pembiasaan hidup bersih, seperti piket kebersihan rutin tiga kali sehari, pengontrolan loker dan area jemuran,” paparnya.

“Alhamdulillah, berkat penyuluhan, pembiasaan PHBS, dan screening rutin dari puskesmas, kasus penyakit kulit santri terus menurun. Kami juga rutin menggelar kegiatan kebersamaan dan bimbingan asrama untuk mempererat persaudaraan sekaligus mencegah terjadinya perundungan,” pungkasnya.

Melalui kolaborasi lintas sektor ini, diharapkan lingkungan pesantren di Kota Tangerang tidak hanya mencetak santri yang unggul secara akademis dan spiritual, tetapi juga melahirkan generasi muda yang sehat, inovatif dan berdaya saing tinggi. (ADV)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Mungkin Anda juga menyukai

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *