Pemkab Tangerang Dinilai Gagal Kelola Sampah

0 0
Read Time:1 Minute, 20 Second

POTRETTANGERANG.ID, Kabupaten Tangerang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang dinilai telah gagal mengelola sampah yang selama ini menjadi masalah krusial. Hal itu dikatakan Haris Mansyur, seorang tokoh masyarakat Kabupaten Tangerang kepada wartawan, Minggu (26/2/2023).

Dia mengaku, tidak puas dengan kinerja yang dilakukan Pemkab Tangerang dalam menanggulangi persoalan sampah. Lantaran, Pemkab tidak memliki grand design, serta program yang jelas untuk mengelola sampah diwilayahnya.

“Sampai saat ini, saya melihat program-program yang diluncurkan Pemkab Tangerang, untuk mengelola sampah disinyalir tidak ada yang berhasil,” tegas Haris.

Dia menyebutkan, masih banyaknya tumpukan sampah di sejumlah lokasi diwilayah Kabupaten Tangerang, hingga menimbulkan persoalan yang menghantui masyarakat sekitar.

Penumpukan sampah tersebut terjadi, salah satunya disebabkan oleh keterbatasan jumlah armada pengangkut sampah yang dimiliki Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Tangerang.

“Dengan jumlah armada sebanyak 213 unit, dalam per hari. DLHK Kabupaten Tangerang, hanya mampu mengangkut sampah sekitar 1.200 M/ton. Sedangkan, kuota sampah di Kabupaten Tangerang dalam per hari mencapai ribuan ton,” ucap Haris.

Kemudian, lanjutnya, dipersoalan lain yang dihadapi Pemkab Tangerang, yaitu realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi sampah, tidak sebanding dengan biaya operasional yang dikeluarkan DLHK, untuk mengelola sampah di daerah tersebut.

“Retribusi dari sektor persampahan hanya menyumbang sekitar Rp 4,2 Miliar per tahun. Hitungan kami, dalam satu rit pengangkutan sampah mereka hanya menyetor Rp. 210.000, dan jelas itu tidak sebanding dengan biaya operasional yang harus dikeluarkan DLHK, ” tandasnya.

Haris berpendapat, Pemkab Tangerang sebaiknya segera membuat peraturan yang mengatur pengelolaan sampah secara jelas dan komprehensif.

“Guna mengoptimalkan PAD dari sektor retribusi sampah, pemkab bisa melibatkan Ketua RT dan RW dalam pemungutan retribusi, ” imbuhnya. (Bam/Yip)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Mungkin Anda juga menyukai

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *