Miris, Tidak Ada Posko Kesehatan, Pengungsi Banjir Rentan Covid-19

0

POTRET TANGERANG.ID, Kabupaten Tangerang – Miris melihat ratusan warga Perumahan Permata Tangerang Blok DB RW 20, Desa Gelam Jaya, Kecamatan Pasar Kemis Kabupaten Tangerang terpaksa mengungsi di Masjid Al Abrar RW 21 tanpa adanya posko kesehatan. Pengungsian itu, lantaran rumah mereka terendam banjir yang tidak jauh dari lokasi masjid, Minggu (21/02/2021).

Menurut informasi yang didapatkan, warga yang mengungsi di masjid tersebut ada seratusan jiwa. Pengungsi terpaksa harus berhimpitan berbagi tempat, dan bahkan banyak pengungsi tidak mengenakan masker.

Mirisnya, di lokasi pengungsian tidak terlihat posko kesehatan atau petugas kesehatan yang memantau kesehatan para pengungsi yang ada di Masjid Al Abrar tersebut. Pengakuan para pengungsi sudah tiga hari tidak ada petugas kesehatan yang memeriksa kondisi kesehatan mereka.

Baca Juga :  Polisi Berhasil Bekuk Pencuri Mini Market di Tangerang

Ketika dikonfirmasi, Ketua RW 21 Perumahan Permata Tangerang, Suroto yang wilayahnya menjadi salah satu titik pengungsin korban banjir mengatakan, sampai sejauh ini tidak ada petugas atau posko kesehatan di Masjid Al Abrar yang dijadikan lokasi pengungsian.

“Sangat disayangkan dimasa pandemi Covid-19 ini tidak ada petugas yang memeriksa kesehatan warga. Ini sangat miris dan rentan terhadap kondisi kesehatan warga. Selain kebutuhan sembako saat ini pengungsi yang dibutuhkan adalah disinfektan dan masker,” kata Suroto saat menerima sejumlah bantuan dari berbagai elemen warga yang datang mengalir.

Selain itu, juga ada pemandangan warga korban banjir menjemur sejumlah berkas dokumen penting seperti ijazah, buku-buku pelajaran dan lainnya.

Baca Juga :  Pagedangan Prioritaskan Percepatan Pembangunan Sarana dan Prasarana

“Banyak berkas-berkas penting serta buku pelajaran anak-anak saya yang basah terendam. Mudah-mudahan tidak rusak,” harapnya. (Bam/Yip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here