Atasi Kenaikan Harga Daging Sapi, Pemeintah Pusat Diminta Turun Tangan

0

POTRETTANGERANG.ID, Kota Tangerang – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tangerang meminta kepada Pemerintah Pusat, khususnya Bulog untuk bisa segera menyelesaikan persoalan kenaikan harga daging sapi di Kota Tangerang.

“Kami berkoordinasi dengan Bulog untuk melakukan operasi pasar. Karena memang kewenangannya ada di mereka,” ujar Kepala Dinas IndagUKM Kota Tangerang, Teddy Bayu saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (20/01).

Untuk mengantisipasi kelangkaan daging sapi di pasaran, akibat aksi mogok dari pedagang. Pemkot juga meminta kepada Kementerian Perdagangan untuk menambah stock daging sapi di Kota Tangerang.

“Kami telah mengirimkan surat ke kementerian untuk meminta penambahan stock daging sapi, untuk mengantisipasi kelangkaan daging akibat aksi mogok yang dilakukan para pedagang,” jelasnya.

Baca Juga :  Resmi PLHUT, Pemkot Tangerang Kolaborasi Dengan Kemenag RI

Selain itu, lanjut Teddy, pemkot melalui PD Pasar juga akan mencari suply sapi lokal di wilayah Banten. “Kita melalui PD Pasar akan mencari alternatif sapi lokal di wilayah Banten,” ucapnya.

Teddy mengungkapkan, bahwa aksi mogok pedagang lebih disebabkan oleh kenaikan harga daging sapi import dari Australia.

“Untuk wilayah Jadetabek itu kan mengandalkan import sapi dari Australia, dan daging sapi impor dari Australia naik secara mendadak sedang distributor serta pedagang gak bisa jual karena ketinggian harganya.” terangnya.

“Tapi Jumat mereka mulai jualan lagi,” imbuhnya.

Terkait operasi pasar, Teddy menambahkan bahwa pelaksanaanya nanti akan menyasar para pedagang langsung, dan pelaksanaanya nanti kita laksanakan secara daring mengingat kondisi pandemi.

Baca Juga :  Bantuan Terus Berdatangan Untuk Korban Banjir

“Nanti akan kita tawarkan secara langsung ke padagang yang berminat secara online, karena jumlah dagingnya juga terbatas,” pungkasnya. (Gor/Yip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here