Banser Siap Hadang Kelompok Mengancam NKRI

0

POTRETTANGERANG.ID, Kabupaten Tangerang –┬áBanser Banten PC GP Ansor melaksanakan Apel Kebangsaan di sembilan titik untuk menghadapi kelompok – kelompok yang mengancam NKRI.

Kegiatan kali ini bagian dari apel Kebangsaan yang dilaksanakan Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor serentak diberbagai cabang.

“Sekitar 150 an Cabang se- Banten pada, Minggu (29/11/2020) melakukan Apel Kebangsaan secara serentak,” terang Rois Maliki, Komandan Banser Banten.

Rois menjelaskan, dilokasi berbeda pada sembilan titik PC GP Ansor se-Banten. Titik Apel ditempatkan di delapan kota dan kabupaten, diantaranya di PP Al Asy’ariyah Tangerang, PP Miftahul Khaer Curug Tangerang, PP Al Fatehah Cipondoh Kota Tangerang, Kantor PC GP Ansor Kota Serang, PP Al Futuhiyah Cilegon, PP Mambaul Qur’an Labuan Pandeglang, PP Al Farhan Cipanas Lebak , PP Tahfidhul Muhtadin Cikande Serang dan Area Masjid Asmaul Husna Tangerang Selatan.

Selain itu, lanjut Rois, mengingat kondisi dan situasi yang saat ini masih pandemi Covid-19, maka Apel Kebangsaan ini juga dilakukan secara virtual. “Kita juga membatasi peserta apel hanya 50 personil per titik, dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat”. Imbuhnya.

Dalam sambutanya, Ketua Umum PP GP Ansor, H Yaqut Cholil Qoumas mengingatkan, agar masyarakat dan pemuda jangan pernah percaya dengan kelompok yang mengatasnamakan Islam sebagai kedok untuk kepentingan Politik.

“Barisan Ansor Serbaguna (Banser) siap menghadang kelompok yang berpotensi mengancam NKRI,” ujarnya.

Yaqut menyebut, saat ini ada tokoh yang datang kembali ke Indonesia dan menjadikan Islam untuk kepentingan politik.

“Mereka hanya ingin menggunakan Islam sebagai kedok untuk kepentingan politik,” sebutnya.

Yaqut meminta agar seluruh kader Ansor dan Banser jangan pernah percaya mereka. Sebab, kata dia, Indonesia berdiri bukan hanya karena Islam.

“Tidak ada Indonesia jika tidak ada Islam, jika tidak ada Kristen, Hindu dan Buddha. Indonesia tidak boleh hanya dimonopoli satu kelompok saja,” sambungnya.

Yaqut menambahkan, untuk menjadi Indonesia harus bisa menjadi manusia yang menerima perbedaan, kesatuan, dan berbuah kebaikan. “Kita memang punya dua tugas pokok. Menjaga NKRI yang didirikan para tokoh dan para ulama. Dan menjaga para ulama dan kiai,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, anggota fraksi PKB DPR RI ini juga menyampaikan bahwa Apel Kebangsaan secara virtual baru Banser yang mampu menyelenggarakan. Meski di jadwal hanya diikuti se-Pulau Jawa, namun banyak kader Banser dari luar Pulau Jawa.

Yaqut juga menjelaskan bahwa Apel ini perlu digelar lantaran adanya perbedaan pandangan politik dan agama yang muncul ke permukaan akhir-akhir ini, sehingga menjadi penyebab polarisasi di masyarakat.

“Ini sebagai bentuk respons dari dinamika politik yang belakangan berpotensi mengancam keutuhan bangsa,” pungkasnya. (Bam/Yip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here