Peringati HSP ke-92, Katar Pinang Santuni Anak Yatim

0

POTRETTANGERANG.ID, Kota Tangerang – Guna memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-92 tahun, Karang Taruna (Katar) Kecamatan Pinang, Kota Tangerang menggelar santunan anak yatim, Rabu (28/10/2020).

Berlangsung di Wilayah Kunciran Jaya (Kujay), Kecamatan Pinang santunan kepada 55 anak yatim, berupa sembako dan uang dilakukan secara simbolis dan tidak lupa panitia menerapkan protokol kesehatan.

Ketua Katar Kecamatan Pinang, Baiyatul Ridwan menjelaskan, peringatan Hari Sumpah Pemuda ala Karang Taruna Kecamatan Pinang tahun ini memberikan santunan kepada anak yatim disebelas Kelurahan se-Kecamatan Pinang.

“Ala Katar Kecamatan Pinang tahun ini tidak membaca sajak atau puisi, akan tetapi santunan kepada 55 anak yatim disebelas Kelurahan se-Kecamatan Pinang,” tegas pria yang akrab disapa Babay di lokasi acara.

Baca Juga :  Power Up Your Presentations untuk Meningkatkan Kapasitas Relawan PMI Kota Tangerang

Selain itu kata Babay, Katar Kecamatan Pinang juga memiliki program gerakan jariah bersama dalam bentuk tabungan akherat.

“Nantinya menggunakan celengan-celengan dan mungkin nanti namanya pun berbeda-beda dimasing-masih Karang Taruna Kelurahan,” ungkapnya.

Sementara, Ketua MPKT Kecamatan Pinang, Mumu Rohimu mengatakan, pemuda Karang Taruna merupakan wadah pengembangan generasi muda nonpartisan, yang tumbuh atas dasar kesadaran dan rasa tanggung jawab sosial dari, oleh dan untuk masyarakat khususnya generasi muda yang bergerak dibidang kesejahteraan sosial kemasyarakatan.

“Sebagai organisasi sosial, kepemudaan Karang Taruna merupakan wadah pembinaan dan pengembangan serta pemberdayaan dalam upaya mengembangkan kegiatan ekonomis produktif, dengan pendayagunaan semua potensi yang tersedia dilingkungan baik sumber daya manusia, maupun sumber daya alam yang ada,” terang Mumu.

Baca Juga :  Satu Pelajar Tewas, 10 Pelaku Tawuran Dibekuk Polresta Tangerang,

Untuk itu tambah Mumu, patut kiranya pemuda Karang Taruna mampu menjadi penggerak serta motor kegiatan sosial kemasyarakatan di kecamatan dan kelurahan.

“Kalau perlu dilibatkan langsung dalam kegiatan-kegiatan yang ada di kecamatan atau kelurahan,” tandas Mumu. (Gor/Yip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here