New Normal, Pemkab Tangerang Mengkaji Pembukaan Tempat Ibadah

0 0
Read Time:2 Minute, 10 Second

POTRETTANGERANG.ID, Kabupaten Tangerang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang tengah bersiap menuju fase baru dalam kehidupan saat ini, ditengah pandemi Covid-19 yakni New Normal atau tatanan hidup baru yang akan mulai dijalankan secara bertahap, Kamis, (28/5/2020).

Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, Pemkab Tangerang tengah melakukan kajian untuk kembali membuka tempat ibadah dalam situasi New Normal, atau kenormalan baru di tengah pandemi Corona.

“Kami sedang siap-siap untuk membuka masjid dan sarana ibadah, mulai dari kajian di masjid dan Sholat Jum’at dan tempat ibadah dulu. Untuk yang lain belum,” terangnya.

Menurut Zaki, akan membuat role model bagi tempat-tempat keramaian seperti pasar, mall, sarana ibadah, sekolah dan tempat lainnya. Nantinya bisa diikuti dan diterapkan sesuai dengan New Normal yang akan berlaku di Indonesia, khusunya Kabupaten Tangerang.

“Kita akan buat contoh dulu seperti masjid, mall, pasar dan saranan lainnya yang nantinya bisa ditiru dan dijadikan acuan dalam pelaksanaan New Normal, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan,” bebernya.

Sementara itu Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menambahkan, beberapa hari yang lalu Pemkab sudah melakukan rapat internal, untuk menentukan langkah-langkah yang akan diambil dalam menyambut New Normal.

Yaitu ada dua hal, pertama adalah untuk bisa dilaksanakan solat berjaamaah dan pembukaan sarana ibadah. Kedua akan mengundang seluruh management mall dan toserba untuk persiapan pembukaannya.

“Kita akan membukan sarana ibadah dan akan mengundang MUI dan DMI untuk menentukan langkah dan tahapan apa saja yang harus dilalui. Begitupun mall dan toserba, akan kita undang managementnya untuk membahas pembukaannya. Akan tetapi, baik tempat ibadah maupun mall harus memenuhi standar protokol kesehatan yang ada,” Kata Rudi Maesyal sapaan akrabnya.

Sekda menjelaskan untuk transportasi publik pihakanya juga terus berkoordinasi dengan Pemprov DKI dan Banten, serta Wilayah Tangerang Raya lainnya untuk menyamakan persepsi dan aturan.

Karena, lanjut Sekda, Banten dan DKI wilayahnya berbatasan, jadi tidak mungkin berjalan sendiri-sendiri tanpa adanya kesamaan.

“kita semua berdoa dalam menyambut New Normal ini, kesamaan langkah antara Pemda DKI, Pemprov Banten dan juga Tangerang Raya sejalan bisa sesuai dengan pasal-pasal yang telah diputuskan oleh presiden, kita tidak boleh jalan sendirian kita harus beriringan sejalan,” ungkapnya.

Ditempat terpisah, Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi yang memantau persiapan New Normal di Pasar Tigaraksa mengatakan, dari gugus tugas mengecek protokol kesehatan sudah dilaksanakan pengelola Pasar Tigaraksa.

Menurutnya, pasar merupakan tempat atau sarana yang setiap hari didatangi warga. Oleh karena itu, ini menjadi perhatian dari gugus tugas untuk mengecek.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pengurus pasar, kita minta petugas menyiapkan personel khusus untuk mengecek suhu tubuh. Kemudian pengurus pasar diminta untuk menyediakan tempat cuci tangan, namun dibeberapa titik agar ditambahkan,” ujarnya. (Bam/Yip)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Mungkin Anda juga menyukai

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *