Imbas Covid-19, Karyawan Diliburkan Sepihak PT Auto Cipta Casing

0

POTRETTANGERANG.ID, Kabupaten Tangerang –┬áDampak dari wabah Virus Corona terasa langsung kepada ratusan buruh pabrik di Kabupaten Tangerang. Salah satunya PT Auto Cipta Casing (ACC) Kawasan Manis, Desa Kadu Jaya, Kabupaten Tangerang. Mereka diliburkan sepihak tanpa ada informasi.

Seorang karyawan PT ACC, Bambang Hartono mengungkapkan, pemberhentian terhadap dirinya beserta rekan-rekanya, tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu.

“Yang seharusnya kita kerja biasa di hari ini, tau-taunya diliburkan, sudah ada larangan tidak boleh bekerja dimulai hari ini,” kata Bambang kepada media.

Isi dari surat pemberitahuan, sejak 2015 perusahaan tersebut tengah merugi terus menerus. Sehingga menumpuknya hutang, karena tidak bisa dibayarkan. Diperparah dengan dampak Corona Virus Desease 2019 (Covid-19), tidak adanya order dari customer.

Baca Juga :  Rekapitulasi Belum Rampung, KPU Perpanjang Satu Hari

“Pengumumannya itu ditempel tadi malam, pukul 22.00 WIB oleh Manager HRD, jadi tanpa ada koordinasi dengan karyawan,” tambahnya.

Hingga detik ini Bambang mengaku, belum ada kejelasan dari pihak HRD Pusat PT ACC. “Walaupun kita bisa nyambung ke HRD lokal di sini. Tapi HRD di Jakarta saling melemparkan kejadian ini, tidak ada yang mau bertanggung jawab,” bebernya.

Ia pun menyadari dengan situasi pandemi Covid-19 ini. Namun Bambang sangat menyayangkan tindakan sepihak oleh perusahaan yang langsung meliburkan tanpa ada komunikasi, Senin (27/04).

“Semuanya memahami, sekarang lagi wabah Corona begini berimbas ke kita. Bahkan customer utama pun, sudah meliburkan. Tapi caranya bukan begini, koordinasi dan komunikasi dengan baik. Hadapi kami, kemampuannya bagaimana, nggak mampu bagaimana, ini enggak ada informasi sama sekali,” ujar Bambang.

Baca Juga :  LSM Gerhana Indonesia Laporkan Penyelewengan Bansos PKH ke Kejaksaan Negeri Tigaraksa

Dijelaskan Bambang, kini keadaan pabrik tersebut tampak kosong tanpa ada satu pun manajemen yang bekerja, hanya security di pos penjagaan.

“Bagaimana gaji kami. THR kami walaupun ada dari bahasa doang. Sementara kalau kita dari belajar dari yang lain atau tiap tahun juga ada pengumuman jelas pasti tertanda tangan manajemen gitu kan mulai kapan dibagikannya nilainya berapa gajinya berapa ini enggak ada sama sekali orang datangnya aja jam sepuluh malem ke sini bang kayak maling mengendap-mengendap begitu,” tukasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here