Hari Pertama PSBB di Kota Tangerang, Banyak Pelanggar Tidak Mengggunakan Masker

0

POTRETTANGERANG.ID, Kota Tangerang –¬†Pembatasan sosial bersekala besar (PSBB) yang dilakukan mulai hari ini, 18 April 2020 diwilayah Tangerang Raya. Terlihat masih ada masyarakat yang keluar rumah tidak menggunakan masker.

Hal tersebut terlihat pada titik check point di depan perumahan Duta Bintaro, Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. Jalan itu merupakan wilayah perbatasan dengan Kota Tangerang Selatan.

Lurah Kunciran, Rojali yang didampingi Babinkamtibmas, Dany Rama mengatakan, ini merupakan awal diberlakunya penerapan PSBB diwilayah kota Tangerang.

“Memang masih ada warga yang tidak menggunakan masker ketika saat mengendarai motor dan mobil. Makanya kita beri pengarahan dan kita tanya sudah punya masker apa belum kalau sudah punya kita suruh putar balik untuk menggunakan masker,” ucapnya, Sabtu (18/4/2020).

Baca Juga :  KNPI Pinang Imbau Pemuda Tidak Berkumpul

“Kalau memang belum mempunyai masker kita juga telah sediakan untuk dibagikan kepada para pengguna jalan,” tambahnya.

Ia juga mengungkapkan, penjagaan penerapan PSBB ini juga kita belakukan dengan sistem bergantian.

“Kalau yang jaga pagi dari jam 06.00 WIB sampai 14.00 WIB dan untuk yang jaga siang dari jam 14.00 WIB sampai 22.00 WIB malam,” terangnya.

Ditempat terpisah, Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah bersama Wakil Wali Kota Sachrudin dan Sekda Kota Tangerang Herman Suwarman meninjau sejumlah wilayah yang menjadi check point pemeriksaan kendaraan selama masa PSBB.

“Selalu dipakai ya pak maskernya, karena penting demi kesehatan diri sendiri dan orang lain,” pesan Wali Kota saat menemui pengendara motor yang tidak menggunakan masker di checkpoint Jl. Gatot Subroto, Jatiuwung.

Baca Juga :  Catat! Ini Persyaratan Yang Harus Dipenuhi Untuk Jadi Dirum PDAM TB Kota Tangerang

Arief juga meminta kepada para petugas gabungan yang terdiri dari Dishub, Satpol PP, TNI serta Polisi untuk dapat melakukan pemeriksaan kepada pengguna jalan namun tidak melupakan unsur keselamatan pengguna jalan.

“Hati – hati ketika akan melakukan pemeriksaan, jangan sampai justru membahayakan. Mengingat beberapa lokasi checkpoint merupakan ruas jalan protokol,” pungkasnya. (Gor/Yip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here