Harga Air Terlalu Tinggi Jadi Penyebab Penyerahan Aset PDAM TKR ke Pemkot Tangerang Terpending

0

POTRETTANGERANG.ID, Kota Tangerang – Rencana penyerahan aset milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang ke Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang masih belum mencapai kata mufakat.

Sebanyak 56 bidang aset itu terpending diberikan karena adanya salah satu aset yakini berupa aset Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Kerta Raharja (PDAM TKR) beserta sambungan langsung yang berada di wilayah Kota Tangerang.

Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah mengungkapkan salah satu hal yang menjadi keberatan bagi Pemkot Tangerang adalah tentang harga air baku yang selama ini dikelola oleh PDAM TKR.

“Pemkot tidak ingin membebani masyarakat dengan adanya kenaikan harga air,” ungkap Arief yang ditemui usai pembukaan Tangerang Book Festival di Icon Walk, Cimone, Selasa (18/02/2020).

Baca Juga :  Match Keempat, Persita Tangerang Kembali Meraih Poin Penuh

Arief menjelaskan perihal naiknya harga air baku yang dijual kepada masyarakat Kota Tangerang dirasa akan sangat membebani warga mengingat harga jual yang lebih tinggi dibanding yang dikeluarkan oleh PDAM TB.

“PDAM TB saat ini menjual harga ke masyarakat seharga Rp 2.775, masa minta dirubah oleh PDAM TKR 4.300,”

“Kan harga yang berlaku sesuai perjanjian saat ini, PDAM TB beli air curah ke PDAM TKR seharga Rp. 2.197,” ungkap Wali Kota

“Sebenarnya semangatnya sama, saya juga hargai Bupati untuk melayani publik, tapi kalau kita terima begitu saja kasihan masyarakat,” tambahnya lagi.

Senada dengan Wali Kota, Doddy Effendi Direktur Umum PDAM Tirta Benteng mengungkapkan harga yang dikeluarkan oleh PDAM TB saat ini Rp 2.775 dan sebelumnya di tahun 2016 merubah perjanjian pembelian air curah dari RP 3.750. menjadi Rp 2.169

Baca Juga :  Arief Resmi Buka Konferensi PGRI Kota Tangerang

“Walaupun saat ini harganya disesuaikan menjadi Rp.3.230,” tukas Doddy. (Gor/Yip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here