PLN Menilai Sistem Listrik di Banten 100 Persen Normal

POTRETTANGERANG.ID, Banten – Pasca padamnya listrik yang terjadi pada minggu (4/8), PLN menilai sudah berhasil 100 persen menormalkan kembali seluruh sistem kelistrikan di wilayah Banten dan sekitarnya.
“Alhamdulillah seluruh sistem UID Banten sudah 100 persen normal, dan kami akan terus menjaga kestabilan sistem ini,” ucap Doddy Pangaribuan, GM UID Banten, Rabu (7/8/2019)
Doddy mengatakan, kejadian seperti yang sudah diketahui adanya gangguan atau pemadaman luas disistem PLN Jawa bagian barat, khususnya yang terdampak di PLN unit induk distribusi Bandung. Pihaknya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat se-Banten.
“Atas kejadian ini, kami juga menyampaikan rasa prihatin mendalam kepada seluruh pelanggan kami, yang berkurang kenyamanannya. Banyak sekali komplain atau keluhan, kami memahami betul keluhan itu. Karena kami juga memang pelanggan PLN, untuk itu sekali lagi kami mohon maaf,” tuturnya.
Dirinya mengungkapkan, bagian dari pertanggungjawaban itu dan juga sesuai dengan ketentuan, pihaknya diwajibkan untuk memberikan kompensasi kepada seluruh pelanggan unit induk distribusi Banten, sekitar 3,2 juta Pelanggan.
“Dari mulai pelanggan rumah tangga sederhana sampai dengan pelanggan industri, kami akan berikan. Kecuali satu kelompok pelanggan di Pulau Panjang, kebetulan terpisah dari grip,” ungkapnya.
Doddy menambahkan, PLN juga memberikan kompensasi untuk pelanggan yang terkena pemadaman mulai tanggal 1 September, dimana Kompensasinya akan diberikan sebesar 35 persen, semuanya diberikan kepada seluruh pelanggan pascabayar maupun prabayar.
“Untuk pascabayar itu diberikan berupa potongan tagihan bayarnya di belakang. Kemudian untuk prabayar itu diberikan berupa bonus tambahan token,” terangnya.
“Jadi kalau teman-teman semua membeli token, ada 1 baris isinya nomor yang akan direbut nanti. Dua baris yang satu token menunjukkan jumlah pembelian yang kita bayar, yang satu dan bonus karena pahami pemadaman lebih dari 5 atau 7 jam tergantung daerahnya,” pungkasnya. (Gor/Yip)
