Terlibat Tawuran di Curug, Lima Pelajar Diringkus Polisi

0

POTRETTANGERANG.ID, Kabupaten Tangerang –┬áPolsek Curug berhasil meringkus lima pelajar yang terlibat tawuran. Akibat tawuran antar pelajar, membuat tangan seorang pelajar SMK Mandiri Panongan Tangerang nyaris putus.

Kapolres Tangerang Selatan (Tangsel), AKBP Ferdy Irawan mengatakan, tawuran berawal dari pertandingan futsal antara siswa SMK Yupentek 2 Curug dengan pelajar dari SMK Mandiri Panongan, pada Rabu, 17 Oktober 2018 lalu.

“Sebelumnya memang ada perselisihan. Kemudian, mereka membuat janjian lewat medsos untuk tawuran,” katanya kepada wartawan di Polsek Curug, Selasa (23/10/2018).

Tawuran kedua kelompok pelajar inipun akhirnya pecah di Jalan Raya STPI, Curug Kulon, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang. Para prlajar itu membekali dirinya dengan senjata tajam. Seorang pelajar SMK Mandiri Panongan, Muhamad Aditya terluka dibagian pergelangan tangan kirinya, terkena sabetan celurit hingga nyaris putus.

Baca Juga :  Mayat Pria Gantung Diri di Desa Cukanggalih

Tidak butuh waktu lama, petugas Polsek Curug dan Tim Vipers Polres Tangsel langsung menangkap kelima pelajar yang menjadi lawan tawuran Aditya. Terdiri dari D (16), R (16), D (16), S (16), dan I (17).

“Dari hasil pemeriksaan saksi-saksi, kami berhasil mengungkap lima pelaku yang melakukan penganiayaan dengan barang bukti senjata tajam dan tumpul,” tambahnya.

Dari tangan para pelaku, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti seperti empat buah celurit, satu parang berbentuk angka 7, dua buah parang, satu sepeda motor, dan pakaian yang ada bercak darah.

“Semua tersangka masih di bawah umur, dan berstatus pelajar. Sedangkan korban MA ini, ternyata sudah drop out dari SMK Mandiri Panongan,” sambung Ferdi lagi.

Baca Juga :  Langgar PSBB, Cafe King Beroperasi Tanpa Protokol Kesehatan

Dirinya berharap, para pelajar bisa lebih bijak dalam menggunakan teknologi informasi untuk kegiatan-kegiatan yang positif, seperti mengerjakan tugas sekolah, dan untuk tawuran yang mematikan.

Atas perbuatannya, kelima pelajar tersebut, dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang Tindak Pidana Kekerasan dan Penganiayaan dengan pidana penjara 5 tahun. (Dim/Yip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here