Laboratorium Kesehatan dan Halal Kota Tangerang Belum Beroperasi

0

POTRETTANGERANG.ID, Kota Tangerang –┬áPemerintah Kota Tangerang belum dapat mengeluarkan sertifikat kesahatan dan halal. Pasalnya, laboratorium kesehatan yang berada di belakang gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang, sampai saat ini belum beroperasi. Meski Unit Pelayanan Teknis (UPT) Laboratorium Kesehatan sudah dijalankan sejak Januari 2017.

Hal itu disampaikan Kepala Laboratorium Kesehatan Kota Tangerang, Luli bahwa pihaknya tak dapat memeriksa hasil produk usaha makanan dan minuman pada perusahaan yang ada di kota bermottokan Akhalakul Kharimah.

“Sertifikat halal itu masih dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi Banten, melalui LPPOM MUI Banten. Di sini hanya pemeriksaan sementara saja. Kami lagi mengurus adminsitrasi MoU (Memorandum of Understanding) dengan LPPOM MUI,” kata Luli kepada potrettangerang saat ditemui dikantornya, Selasa (14/08/2018).

Diterangkannya bahwa, pihaknya baru mrlakukan training uji fungsi lab pada Juli 2018. Sehingga, pihaknya baru memasuki tahap penjajaran MoU. Bahkan data perusahaan yang menghasilkan produk makanan dan minuman di Kota Tangerang, pihaknya belum memiliki data itu.

“Iya, nanti awal 2019, kita baru bisa melakukan pemeriksaan kesehatan dan kehalalan pada produk makanan dan minuman pada perusahan di Kota Tangerang. Tapi tetap, prosesnya harus ada rujukan dari LPPOM MUI Provinsi Banten, untuk mendapatkan sertifikat kehalalan,” jelasnya

Sementara itu, Manager Mutu Laboratorium Kota Tangerang, Tuti menuturkan, pihaknya menargetkan untuk mendapatkan sertifikat ISO 17025. Pasalnya, ISO itu menjadi rujukkan dalam pemeriksaan nanti, ketika Laboratorium Kota Tangerang telah aktif.

“Nanti bagi warga dan pengusahaan yang ada di Kota Tangerang, ingin mendapatkan sertifikat kesehatan dan halal dapat mudah pada tahun yang akan datang. Karena, pemeriksaan makanan dan minumannya lebih dekat. Kita pun bisa membantu untuk mempercepat sertifikat halalnya juga,” terangnya.

Selain itu, pengembangan pelayanan yang udah berjalan saat ini, akan dikembangkan saat laboratorium itu telah aktif. Pihaknya menegaskan, saat ini, baru hanya dapat memeriksa lingkungan pada usaha catering dan restoran yang ada di wilayah Kota Tangerang. (Dim/Yip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here