Zona Merah Covid-19, Walikota Tangerang Imbau Masyarakat Tidak Nongkrong

0

POTRETTANGERANG.ID, Kota Tangerang – Puluhan personil gabungan dari Polri, TNI dan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang sidak ke beberapa tempat yang menjadi titik berkumpulnya masyarakat.

Penyidikan ke tempat tempat seperti pemancing, kedai atau cafe serta beberapa tempat lainnya yang menjadi tempat tongkrongan itu dalam rangka memberikan himbauan kemasyarakat untuk melakukan social distancing usai Kota Tangerang dikategorikan zona merah penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19).

“Jadi kita bagi tiga wilayah untuk Barat melingkupi Tangerang, Karawaci, Cibodas dan Jatiuwung, untuk wilayah Tengah Cipondoh, Batu Ceper, Benda dan Neglasari, dan untuk bagian Timur yaitu Karang Tengah, Ciledug, Larangan dan Pinang,” Ucap Walikota Tangerang Arief R Wismansyah, didampingi Kapolres, Dandim, Ketua DPRD, Wakil Walikota dan Wakil DPRD, Jum’at (3/4/2020) Malam.

Baca Juga :  Walikota Tangerang Klaim APBD Perubahan Ideal

Arief mengatakan, kegiatan ini dalam rangka memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat yang hendak membeli makanan agar dapat makan dirumah.

“Jadi tidak harus nongkrong nongkrong. Karena kita liat terkait wabah virus Corona diKota Tangerang merupakan zona merah, jadi masih terus meningkat dan perlu kerjasama perhatian kita semua,”katanya

Orang nomor satu di Kota Tangerang mengungkapkan, pemerintah bersama sama ingin serius memutus rantai Covid-19 ini.

Akan tetapi, lanjut Arief semua yang dilakukan pemerintah tidak akan berhasil jika masyarakatnya tidak membantu dan mendukung.

“Secara nasional wabah Ini sudah hampir sebulan kondisinya. Dan Kita kepingin semua bisa mengikuti seluruh arah dan anjuran dari Pemerintah supaya wabah Corona ini dapat cepat teratasi,” tuturnya

Baca Juga :  Walikota Tangerang Lantik 20 Pejabat Esselon II dan III

Kegiatan ini, kata Arief, dilakukan serentak di 13 kecamatan se-Kota Tangerang. Bahkan, saat ini tramtib kecamatan sudah di bagi menjadi tiga shift, pagi, siang dan sore. Hal itu dilakukan untuk terus melakukan sosialisasi supaya masyarakat paham dan juga untuk menyidak jika ada tempat yang menjadi kerumunan orang.

“Terkait kebutuhan kebutuhan mereka (masyarakat) silahkan dengan melakukan cara online. Jadi mudah mudahan ini bisa saling membantu untuk mengurangi resiko terdampak virus Corona,” harap Walikota.

Sementara terkait maraknya pembicaraan untuk melakukan lock down. Jelas Arief, Pemkot Tangerang  belum melakukan lock down dikarenakan masih menunggu arahan dari Pemerintah Pusat.

“Jadi nanti kita mengikuti arahan pemerintah pusat. Tapi untuk sementara ini salah satu yang kita harus lakukan adalah social distancing dan kalaupun harus keluar agar menggunakan masker,” jelasnya.

Baca Juga :  Arief Minta Inspektorat Lakukan Validasi dan Verifikasi Secara Terperinci Data LPPD

“Makanya kita harus sama sama melakukan langakah langkah preventif, promotif. Karena temen temen tenaga medis Kita dirumah sakit terbatas, baik tenaga kesehatan maupun prasarana nya,” imbuhnya. (Gor/Yip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here