Pendamping PKH Gelar FDS ke KPM Legok

0

POTRETTANGERANG.ID, Kabupaten Tangerang – Pendamping Penerima KeIuarga Harapan (PKH) menggelar Family Development Session (FDS) atau Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) di Kampung Cadas, RT 01 RW 03 Desa Rancagong, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Kamis (12/3/2020).

Family Development Session merupakan pertemuan rutin yang dilaksanakan sebulan sekali, sebagai bentuk edukasi ke keluarga penerima manfaat (KPM) pada PKH di Kementerian Sosial.

Disela-sela kegiatannya sebagai pendamping PKH di Kecamatan Legok, memegang dua desa yakni, Desa Palasari dan Desa Rancagong, Sima Virgayanti menyampaikan, bahwa FDS bentuk dari edukasi PKH ke KPM

Baik bekal pengetahuan, diantaranya modul pengasuhan dan pendidikan anak di rumah, mengelola keuangan dan perencanaan usaha, perlindungan anak, kesehatan dan gizi, serta kesejahteraan sosial.

Baca Juga :  Demo Wartawan Tangerang Tolak RUU KUHP

“Untuk wilayah dampingannya, ada 541 orang yang disebut KPM dari dua desa di Kecamatan Legok,” kata Sima

Sima menjelaskan, untuk sesi pelajarannya ada beberapa modul yang diberikan ke KPM, dipergunakan untuk merubah cara berfikir menuju pola pikir dan sikap keluarga lebih baik, sehat dan cerdas.

“Setiap modul berisi beberapa bahasan sesi. Kebetulan hari ini saya mengadakan FDS untuk perencanaan keuangan ekonomi dan lainnya, jadi ibu-ibu yang hadir diajarkan dan dilatih bagaimana mereka mengelola keuangannya setiap hari,” tambah Sima yang selalu tampil enerjik.

“Saya arahkan untuk pertemuan karena kalau misalkan mereka tidak mengikuti kegiatan fds bantuannya ditangguhkan oleh kementerian sosial karena diwajibkan untuk hadir karena tujuannya yaitu, menambah ilmu wawasan,” tambahnya.

Baca Juga :  Tarif Bagasi Mahal, Managemen Sriwijaya Air Tak Berikan Penjelasan

“Saya berharap kepada masyarakat yang bilamana bantuan sosial itu bukan berarti harus menerima terus dapat bantuan terus tapi dengan tujuannya itu dapat digunakan untuk modal usaha menambah penghasilan, enggak banyak yang kesulitan lagi di Indonesia,” sambung Sima menutup. (Ris/Yip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here