Dikuliah Umum STIKES YATSI Tangerang, Menteri PPPA Harapkan Making Indonesia 4.0 Didukung Lapisan Masyarakat

0

POTRETTANGERANG.ID, Kota Tangerang – Kunjungan kerja Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembesi ke STIKES YATSI Kota Tangerang ini, menjadi ia sekaligus pemateri pada kuliah umum, dengan tema Peran Profesi Bidan dan Perawat dalam Pemberdayaan Perempuan menghadapi Era 4.0.

“Pemerintah Indonesia telah berkomitmen untuk mewujudkan Making Indonesia 4.0. hal ini tertuju pada lima faktor, yakni makanan serta minuman, tekstil, otomotif, Elektronik dan bahan kimia,” kata Yohana dihadapan mahasiswi STIKES YATSI, Selasa (27/11/2018).

Menurutnya, bidang kedehatan tidak masuk dalam fokus utama dalam Makin Indonesia 4.0. Meski tak termasuk dalam konsep itu, bidang kesehatan pun terkena dampaknya, diantaranya pada penelitian dan keilmuan, layanan, obat-obatan dan sumbee daya manusia (SDM).

Baca Juga :  Wakil Walikota Tangerang Tinjau Kerja Bakti Massal di Ciledug

Upaya pemerintah ini, perlu adanya dukungan dari seluruh lapisan masyarakat dalam menghadapi tantangan pada Making Indonesia 4.0. “hadirnya ini, harus dapat dimanfaatkan serta dikelola dengan baik bagi kaum perempuan dari profesi bidan, perawat hingga tenaga medis,” katanya

“Besar harapan agar hasil dari kuliah umum ini dapat meningkatkan pemahaman seluruh bidan dan perawat di STIKES Yatsi tentang peran pemberdayaan perempuan dalam menghadapi revolusi era 4.0,” tambahnya.

Sementara, Rektor STIKES YATSI, Ida Faridah menyambut baik dengan Making Indonesia 4.0. Lantaran, menjadi irisan isu gender dalam profesi kebidanan dan keperawatan.

Berdasarkan data Kemenkes, di Provinsi Banten terdapat 5170 bidan dan 9140 perawat, tentunya jumlah tersebut akan terus bertambah namun yang tak kalah penting adalah peningkatan kualitasnya.

Baca Juga :  Burung Berkicau, Asda III Kota Tangerang Berharap Komunitas Bisa Tingkatkan Kualitas Melihara Burung

“Kami juga berharap ini merupakan langkah awal dari Kemen PPPA untuk terus memberikan dukungan dan kerjasama, khususnya dibidang pemberdayaan perempuan sebagai profesi bidan dan perawat. Sebab, bidan dan perawat mempunyai tugas penting dalam berkontribusi menciptakan kesehatan yang merata untuk masyarakat terutama kaum perempuan dan anak,” tutur Ida. (Dim/Yip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here