Plafon Kelas Ambruk, Andra Soni Tinjau SMAN 14 Kota Tangerang

0 0
Read Time:1 Minute, 55 Second

POTRETTANGERANG.ID, Kota Tangerang – Gubernur Banten, Andra Soni meninjau gedung SMAN 14 Kota Tangerang di Jalan Pembangunan I, Darussalam II, Batusari, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang pada Kamis (2/10/2025). Peninjauan dilakukan,
pasca ambruknya plafon atau langit-langit di ruang kelas, akibat hujan deras dan angin kencang pada Senin (22/09/2025) malam.

Dalam peninjauan itu, Andra menyebut, kehadirannya sebagai bentuk silaturahmi, sekaligus memastikan kondisi sarana dan prasarana SMAN 14 Kota Tangerang, yang sejumlah ruangan kelas mengalami kerusakan di bagian plafon.

“Kunjungan silaturahmi ini sekaligus memastikan bahwa infrastruktur atau sarana prasarana sekolah dalam keadaan baik atau tidak. Ternyata saya menemukan ada beberapa kelas atau ruangan yang mengalami kerusakan,” ujar Andra.

Andra menegaskan, kerusakan ruangan kelas dapat mengganggu proses belajar mengajar, karena satu kelas tidak bisa digunakan. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten harus segera menginventarisasi perbaikan untuk sesegera mungkin.

“Justru itu, pasti terganggu karena ada satu ruangan yang tidak bisa dipakai. Jadi saya minta segera diperbaiki sesuai harapan kepala sekolah. Mengingat usia sekolah, harapannya semua kelas bisa diperbaiki. Namun secara bertahap, pada perubahan anggaran ini ada lima lokal atau lima ruangan yang akan diperbaiki. Insya Allah mudah-mudahan bisa berjalan dengan baik,” kataotang nomor satu di Banten.

Dia juga menjelaskan, perawatan sebenarnya sudah dilakukan, namun kondisi cuaca ekstrem menyebabkan kerusakan tambahan.

“Alhamdulillah, kalau perawatan ada, tapi mungkin karena kemarin ada puting beliung atau angin kencang sehingga ada yang ambruk,” ungkapnya.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemprov Banten, Lukman menambahkan, SMAN 14 dibangun pada 2007 oleh Pemkot Tangerang. Menurutnya, plafon satu ruang kelas dan satu gudang runtuh akibat puting beliung.

“Kemarin ada satu ruang kelas dan satu ruang gudang yang plafonnya runtuh. Insya Allah pada 2026 akan kita rehabilitasi, tapi di perubahan anggaran tahun ini akan kita inventarisasi untuk segera ditangani,” tegasnya.

Kondisi ini membuat sekolah harus beradaptasi dalam proses belajar mengajar. Yasmin, siswi kelas XII mengaku, sempat belajar di lorong depan ruang kelas. Tapi sekarang akhirnya dipindahkan ke laboratorium biologi.

“Setelah kejadian, pembelajaran terhenti sehari. Lalu kami belajar di lorong, dan sekarang kelas XII B dipindahkan ke laboratorium biologi. Harapannya cepat diperbaiki karena pembelajaran jadi terhambat,” kata Yasmin.

Dalam peninjauan itu, Gubernur Andra Soni didampingi Kepala Dinas Kesehatan Ati Pramudji Astuti, Kepala Biro Administrasi Pimpinan dan Protokol Beni Ismail, serta Wali Kota Tangerang Sachrudin. Kehadiran mereka disambut antusias oleh para siswa. (Yip)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Mungkin Anda juga menyukai

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *